Kawasan Kampung Madras yang lebih dikenal sebagai Little India Medan merupakan salah satu wilayah yang memiliki kekayaan budaya khas sekaligus menjadi tujuan wisata sejarah, religi, dan kuliner yang menarik. Kawasan ini tidak hanya menjadi pusat aktivitas masyarakat keturunan India, tetapi juga mencerminkan keberagaman budaya yang hidup di tengah Kota Medan.
Kampung Madras tercatat sebagai permukiman etnis India terbesar di Medan. Mayoritas penduduknya berasal dari komunitas Tamil yang telah menetap sejak masa kolonial Belanda, ketika pekerja asal India didatangkan untuk mengembangkan sektor perkebunan serta pembangunan infrastruktur di Sumatera Utara.
Sebelum menggunakan nama Kampung Madras, kawasan ini dikenal sebagai Kampung Keling. Namun pada tahun 2008, Pemerintah Kota Medan resmi mengganti nama tersebut karena dianggap memiliki makna yang kurang tepat. Nama Kampung Madras kemudian dipilih sebagai bentuk penghormatan terhadap asal-usul masyarakat Tamil yang mendiami wilayah tersebut, salah satu ikon utama kawasan ini adalah Kuil Sri Mariamman yang telah berdiri sejak tahun 1884. Kuil bergaya arsitektur India Selatan tersebut menjadi pusat ibadah umat Hindu Tamil sekaligus destinasi wisata religi yang kerap dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara, kuil tersebut juga menjadi pusat berbagai perayaan keagamaan besar seperti Thaipusam dan Deepavali yang selalu menarik perhatian masyarakat luas, Suasana khas India langsung terasa saat memasuki kawasan Kampung Madras. Deretan toko kain sari, penjual rempah-rempah, alunan musik India, serta aroma masakan kari dan masala menciptakan nuansa yang berbeda dari kawasan lain di Medan. Karena keunikan tersebut, Kampung Madras kerap dijuluki sebagai "India kecil" yang masih mempertahankan tradisi dan kehidupan sosial masyarakatnya hingga sekarang.




