SINGAPURA — Max Verstappen berhasil menjuarai Formula 1 Singapore Grand Prix 2026 setelah tampil dominan dalam balapan utama di Sirkuit Marina Bay, Minggu (11/10/2026). Pembalap Red Bull itu memulai balapan dari posisi terdepan dan mempertahankan keunggulannya hingga melewati garis finis untuk mengamankan kemenangan pada putaran ke-17 kalender Formula 1 musim 2026.
Verstappen menyelesaikan balapan di depan Charles Leclerc dari Ferrari yang finis di posisi kedua dengan selisih 7, 335 detik. Sementara itu, pembalap Mercedes, Kimi Antonelli, mengamankan posisi ketiga setelah tertinggal 24, 573 detik dari pemenang.
Kemenangan tersebut menjadi kemenangan kedua Verstappen secara beruntun setelah hasil positif pada seri sebelumnya. Ia juga menuntaskan akhir pekan yang sempurna di Singapura setelah sebelumnya memenangi balapan Sprint, memperlihatkan peningkatan performa Red Bull setelah melakukan pembaruan pada mobil mereka.
Di belakang tiga pembalap terdepan, Lando Norris menempati posisi keempat, disusul rekan setimnya di McLaren, Oscar Piastri, di posisi kelima. Lewis Hamilton, yang membela Ferrari, menyelesaikan balapan di urutan keenam.
Hasil balapan di Singapura juga menghadirkan dinamika menarik dalam persaingan kejuaraan dunia. Antonelli berhasil memperkuat posisinya dalam perebutan gelar setelah finis di podium, sekaligus memperlebar keunggulannya atas rekan setimnya, George Russell, yang mengalami akhir pekan sulit.
Sebelum balapan utama, persaingan di Singapura telah diwarnai insiden pada sesi Sprint. Norris dan Piastri bertabrakan pada putaran terakhir ketika keduanya berusaha memperbaiki posisi. Insiden tersebut membuat Piastri gagal menyelesaikan Sprint, sedangkan Norris finis di posisi kedelapan. Verstappen memanfaatkan situasi tersebut untuk meraih kemenangan Sprint.
Grand Prix Singapura menjadi salah satu seri yang menuntut konsentrasi dan ketahanan fisik tinggi karena berlangsung di sirkuit jalan raya dengan kondisi panas dan lembap. Hasil di Marina Bay memberikan tambahan momentum bagi Verstappen dan Red Bull, sekaligus menambah ketat persaingan para pembalap pada sisa musim Formula 1 2026.

