Hanya butuh sekitar setengah jam bagi seorang perwira reserse untuk melewati ujian menuju kursi Tri Brata 1. Pagi itu, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Suyudi Ario Seto duduk di ruang rapat Komisi III DPR. Siangnya, namanya sudah disahkan sebagai Kapolri baru.
JAKARTA - Pergantian pucuk pimpinan Polri berlangsung dalam satu hari. Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Suyudi sebagai calon Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman mengatakan, pimpinan DPR menerima surat presiden tertanggal 30 September 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Kapolri. Suyudi menjadi calon tunggal dan langsung menjalani fit and proper test di Senayan, Kamis (1/10/2026).
Dalam pemaparannya, Suyudi mengusung tema "Polisi Bersama Rakyat" sebagai doktrin kepemimpinan dan arah transformasi Polri. Materinya terdiri dari lima bagian: situasi nasional, lingkungan strategis, capaian dan suara masyarakat, arah transformasi Polri, serta program 100 hari pertama hingga 2029.
Hasilnya cepat. Setelah sekitar 30 menit, Komisi III menyetujui Suyudi secara aklamasi. Saat Habiburokhman meminta persetujuan untuk membawa hasilnya ke paripurna, para peserta rapat serempak menjawab "setuju". Usai rapat, Suyudi menyalami pimpinan Komisi III satu per satu dan memberi hormat kepada eks Wakapolri Adang Daradjatun.
Persetujuan itu langsung dibawa ke rapat paripurna. Ketua DPR Puan Maharani bertanya kepada anggota dewan, dan mereka menjawab setuju. Puan kemudian mengetok palu pengesahan. Menurut Puan, Suyudi dijadwalkan dilantik Presiden Prabowo pada hari yang sama. Soal diberhentikannya Listyo Sigit, Puan mengatakan hal itu dilakukan "karena memang sudah waktunya".
Prosesnya yang sangat singkat memantik perhatian. Salah satu media nasional menyebutnya berlangsung tanpa pendalaman DPR dan langsung aklamasi. Publik kini menunggu apakah janji "Polisi Bersama Rakyat" dapat diwujudkan dalam 100 hari pertama.
PROFIL: DARI RESERSE JALANAN KE TRI BRATA 1
Suyudi lahir di Pandeglang, Banten, pada 14 Juli 1973. Ia lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994, lalu menyelesaikan PTIK pada 2003 dan Sespimti Polri pada 2018. Selama 32 tahun berkarier, ia banyak bertugas di bidang reserse.
Riwayat jabatan:
- Kanit II Resmob Polda Metro Jaya
- Kapolsek Metro Pasar Minggu
- Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Tangerang Kota, dan Jakarta Barat
- Kanit Resmob Bareskrim Polri
- Kapolsek Metro Tanah Abang
- 2011: Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya
- 2014: Kapolres Majalengka
- 2015: Kapolres Bogor
- 2017: Kapolres Metro Jakarta Pusat
- 2019: Dirreskrimum Polda Metro Jaya
- 2023: Wakapolda Metro Jaya
- 26 Juni 2024 - 5 Agustus 2025: Kapolda Banten
- 25 Agustus 2025: Kepala BNN
Selama memimpin BNN, pada 2026 lembaga itu menyita 12, 3 ton barang bukti narkotika dan menghentikan peredaran senilai Rp16, 5 triliun.
Tag: #Kapolri #SuyudiArioSeto #FitAndProperTest #KomisiIII #DPR #Polri



