Latihan bersama (Latma) antara TNI Angkatan Darat dan Angkatan Darat Australia bertajuk “Wirra Jaya Ausindo 2026” resmi ditutup dalam upacara di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (9/10/2026) sore. Latihan ini disebut menjadi ajang mempererat hubungan bilateral dan kerja sama pertahanan kedua negara.
Asisten Operasi Kepala Staf Kodam (Asops Kasdam) IV/Diponegoro Kolonel Mahmud mengatakan, latihan tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan dan pengujian kemampuan prajurit. Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat hubungan dan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Australia.
Mahmud menegaskan, berakhirnya latihan bukan berarti berakhir pula semangat kerja sama dan persahabatan kedua angkatan darat. Ia meminta pengalaman selama latihan dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas latihan serupa pada masa mendatang.
Ia juga berharap pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang diperoleh dapat diterapkan di satuan masing-masing untuk memperkuat kemampuan prajurit sekaligus hubungan kedua negara. Dalam kesempatan itu, Mahmud menyampaikan penghargaan kepada seluruh peserta atas dedikasi, profesionalisme, dan kontribusi mereka dalam mencapai sasaran latihan.
Sementara itu, Atase Angkatan Darat Australia Kolonel David Gandy menilai para prajurit telah menunjukkan nilai-nilai utama Angkatan Darat Australia, yakni pengabdian, keberanian, rasa hormat, integritas, dan keunggulan. Menurutnya, Latma Wirra Jaya 2026 menjadi sarana penting untuk membangun kerja sama tim yang solid dan memperkuat hubungan antarpersonel kedua angkatan darat.
Wirra Jaya Ausindo merupakan kolaborasi strategis antara prajurit pilihan TNI AD dan Angkatan Darat Australia. Latihan berlangsung pada 18 September hingga 9 Oktober 2026 di Semarang dan melibatkan sekitar 125 prajurit TNI AD serta 77 personel Angkatan Darat Australia.



