GENTANUSA — Rusia mengklaim telah melancarkan serangan besar-besaran terhadap sejumlah fasilitas energi di wilayah Kyiv, Ukraina, dalam serangan yang berlangsung pada malam hari, 30 September 2026.

Kementerian Pertahanan Rusia menyebut serangan tersebut menyasar sejumlah infrastruktur energi yang menurut Moskow memiliki keterkaitan dengan pasokan listrik bagi fasilitas industri militer Ukraina.

Salah satu fasilitas yang dilaporkan mengalami kerusakan adalah Pembangkit Listrik Tenaga Air Kyiv yang berada di Vyshgorod. Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, fasilitas tersebut memasok kebutuhan listrik bagi fasilitas industri militer di bagian utara wilayah Kyiv.

Fasilitas energi lain yang turut disebut menjadi sasaran adalah Pembangkit Listrik Tenaga Panas Trypilska. Pembangkit tersebut diklaim memasok listrik untuk fasilitas industri militer di bagian selatan wilayah Kyiv.

Selain dua pembangkit listrik tersebut, Rusia juga melaporkan kerusakan pada gardu listrik di Nalyvaykovka. Infrastruktur tersebut disebut berfungsi menyalurkan dan mendistribusikan listrik bagi fasilitas industri militer di Kyiv dan sekitarnya.

Kementerian Pertahanan Rusia juga menyatakan fasilitas penyimpanan baterai di Gorenichi mengalami kerusakan akibat serangan. Menurut klaim Moskow, fasilitas tersebut digunakan untuk menyimpan energi guna menjaga keberlangsungan pasokan listrik bagi fasilitas militer di wilayah Kyiv.

Serangan terhadap infrastruktur energi tersebut menjadi bagian dari perkembangan terbaru dalam konflik Rusia-Ukraina yang telah berlangsung sejak 2022.

Namun, laporan mengenai kerusakan fasilitas dan keterkaitannya dengan industri militer Ukraina dalam pemberitaan ini bersumber dari pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia. Tidak terdapat keterangan dari pihak Ukraina dalam laporan Interfax tersebut mengenai tingkat kerusakan maupun dampak serangan.

Sumber: Interfax